iklan satu

Ketindihan Setan atau Makhluk halus? Begini Pandangan Medis Mengenai Ketindihan Saat Tidur

Ketindihan saat tidur merupakan suatu kejadian dimana seseorang sulit atau bahkan tidak bisa menggerakkan tubuh mereka ketika baru bangun tidur, kondisi ini umumnya hampir pernah dialami oleh setiap orang minimal sekali dalam hidupnya.

Ketindihan Setan atau Makhluk halus? Begini Pandangan Medis Mengenai Ketindihan Saat Tidur
ketindihan
Tentunya banyak orang yang pernah mengalami gangguan tidur ini, lalu apa sebenarnya yang terjadi ketika kita mengalaminya? kebanyakan orang mengaku tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya dan hanya beberapa anggota tubuh saja seperti mata leher dan sebagian kecil lainnya, hingga tidak bisa bersuara. Bahkan ada yang mengaku saat mengalami ketindisan merasakan jika lehernya tercekik sehingga sulit untuk bernafas.

Tentunya setiap orang memilki cerita yang berbeda saat menceritakan ketindihan yang dialaminya, dan tak jarang menyangkutpautkan ketindihan ini dengan jin atau makhluk halus lainnya yang mengganggu saat tidur. Banyak juga yang menceritakan saat mengalami ketindihan tersebut melihat langsung sosok makhluk halus yang menegerikan berada diatasnya.

Lantas benarkah semua itu benar adanya? apakah memang ketindihan ini diakibatkan oleh jin, setan atau makhluk halus lainnya? Bagaimana cara mengatasi ketindihan? Bagaimana menurut pandangan medis atau kesehatan tentang ketindihan? yuk simak ulasan dibawah ini:

Ketindihan Setan atau Makhluk halus? Begini Pandangan Medis Mengenai Ketindihan Saat Tidur
paralysis sleep

Ketindihan Menurut Medis

Ketindihan dalam dunia medis dikenal dengan nama "kelumpuhan tidur" atau dalam bahasa inggris nya "Sleep Paralysis", yaitu kondisi kelumpuhan sementara untuk bergerak atau berbicara yang terjadi saat kita baru bangun tidur.

Sleep paralysis sebenarnya tidak berbahaya, namun bagi sebagian besar orang, kondisi kelumpuhan ini adalah momen yang sangat menakutkan. Lalu apa sih sebenarnya penyebab dari ketindihan ini?

Sebelum mengetahui penyebabnya, kita harus ketahui dulu beberapa tahapan tidur manusia. Tahapan tidur setidaknya memililiki 5 tahapan.

  • Tahap 1 : adalah tahap tidur ringan, pada tahap ini kita dalam transisi terjaga dan tidur, otot mulai relaks, namun kita masih mudah untuk terbangun.
  • Tahap 2 : tahap ini terjadi sepanjang masa tidur dan mewakili 40-50% masa waktu tidur, pada tahap ini gelombang otak mulai melambat dan pergerakan mata mulai berhenti pada tahap ini.
  • Tahap 3 : pada tahap ini gelombang otak sangat melambat atau gelombang delta mulai muncul, saat dalam tahap ini kita sudah bisa dibilang tidur nyenyak, dimana semua gerakan mata dan otot berhenti.
  • Tahap N-REM : Pada tahapan initubuh mengalami tidur pulas, denyut jantung dan pernafasan melambat, menjadi semakin tertur dan suhu menurun.
  • Tahap REM : pada tahapan terakhir ini, otak kita sudah mulai membangun mimpi dengan jelas, sedangakan otot-otot tubuh mulai dimatikan, pada saat tidur otot-otot tidak akan bergerak sehingga kita tidak akan melakukan mimpi dengan tubuh kita.
Saat terbangun sebelum tahapan REM ini selesai, otak belum siap untuk mengirimkan sinyal bangun sehingga tubuh masih dikondisikan dalam setengah tidur atau setengah sadar. Maka dari itu pada tahap ini kita kadang-kadang kita akan merasakan tubuh kaku, sulit bernafas tidak bisa bicara dan masih dalam pikiran yang mengambang.

Fenomena yang sering disebut ketindihan ini memiliki beberapa penyebab, diantaranya:
  • Kurang tidur
  • Pola tidur tidak teratur
  • Kecapekan
  • Tidur terlentang
  • Genetik (riwayat keluarga)
Kelumpuhan tidur adalah peristiwa yang terjadi sekali atau sangat jarang terjadi pada seseorang dan terjadi hanya sekitar 1-2 menit. Tapi dalam beberapa kasus, sleep paralysis ini dapat terjadi dalam jangka panjang dan menyebabkan seseorang tiba-tiba tidur di waktu tidak tepat yang dikenal dengan nama "Narkolepsi". Narkolepsi termasuk gagguan tidur berat  dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Makhluk halus yang dilihat saat ketindihan?

Sebenarnya, makhluk halus yang nampak atau kita lihat saat ketindihan ini hanyalah halusinasi yang terbentuk diotak, sama sperti saat kita sedang bermimpi, hal ini juga tergantung pada budaya setiap orang yang mengalaminya, karena setaip negara maupun daerah mempunyai pandangan yang berbeda mengenai bentuk dan sosok makhluk halus tersebut.

Mencegah Ketindihan

Bagaimana cara mencegah agar tidak mengalami ketindihan atau sleep paralysis atau kelumpuhan tidur ini? caranya simpel:
  • Atur pola tidur
  • Jam tidur yang cukup
  • Ciptaan lingkungan atau tempat tidur yang nyaman
  • Hindari makan sebelum tidur
  • Olahraga teratur
  • Jaga mood agar tidak ada kecemasan sebelum tidur
  • Jangan lupa berdo'a

Itulah pembahasan mengenai ketindihan atau sleep paralysis, jadi jangan melulu berpikiran jika di tindih oleh makhluk halus, seta, atau jin ya karena ini semua bisa dijelaskan secara ilmiah dalam dunia medis. Jadi, saat mengalami ketindihan baiknya kita menenangkan pikiran terlebih dahulu, dan yang terpenting berdo'a menurut kpercayaan masing-masing.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel