iklan satu

Gejala Awal Gagal ginjal yang perlu kamu ketahui, segera periksa jika mengalami nya

Di Indonesia, kasus penderita gagal ginjal lebih sedikit dibandingkan dengan kanker atau penyakit jantung. Namun, masih termasuk penyakit kritis yang paling banayak diderita, bahkan orang yang masih berusia muda lebih rentan terkena penyakit ginjal.

Fungsi ginjal sendiri yaitu untuk menyaring aliran darah agar bersih sesuai dengan kebutuhan nutrisi di tubuh kita. Penyakit gagal ginjal berawal dari penurunan kemampuan untuk menyaring darah dalam tubuh, yang jika tidak segera ditangani maka akan menyebkan gagal ginjal kronik.

Gejala Awal Gagal ginjal yang perlu kamu ketahui, segera periksa jika mengalami nya
ginjal
Ginjal yang terlalu kuat bekerja dalam jangka panjang untuk menyaring darah adalah awal dari penurunan fungsi ginjal. Setiap harinya ginjal harus menyaring kurang lebih 20 hingga 150 liter darah untuk meghasilkan kurang lebih 1-2 liter urin.

Sayangnya, banyak orang yang seakan tidak peduli atau mungkintidak sadar dengan keadaan ginjalnya sendiri. Berikut beberapa gejala yang akan muncul akibat dari ginjal yang bermasalah:

1. Urine/ Buang Air Kecil

Perubahan warna urin merupakan salah satu gejala awal yang biasanya mucul pada orang yang mengalami sakit ginjal, yang mana air kencing atau urin akan tampak lebih keruh dari biasanya.

Selain itu, kebiasaan buang air kecil juga bisa berubah, bisa jadi lebih sering atau bisa juga lebih jarang, penderita biasanya menjadi lebih sering buang air kecil di malam hari.

Saat buang air kecil, juga akan merasakan nyeri. Kasus yang sering dijumpai pada pengidap gagal ginjal akut biasanya urin yang dikeluarkan bercampur dengan bercak darah, ataupun tampak urin berbusa.

Baca Juga: Apa Betul Golongan Darah Mempegaruhi Sifat Seseorang? Ini penjelasannya

2. Mudah Lelah

Ginjal yang sehat akan terus memproduksi hormon eritropoietin secara teratur untuk meningkatkan produksi sel darah merah yang baru. ketika ginjal mengalami kerusakan, produksi hormon eritropoietin menjadi menurun akibatnya produksi sel darah merah yang membawa oksigen pun menurun, inilah yang menyebakan tubuh menjadi mudah lelah.

3. Beberapa bagian tubuh membengkak

Ginjal yang sudah rusak tidak bisa lagi menyaring limbah kotoran sebaik sebelumnya, sehingga ada banyak protein yang terbuang ke dalam urin. Kurangnya protein dalam darah dapat menyebabkan tungkai tangan dan kaki membengkak. Orang yang mempunyai masalah ginjal juga mungkin mengalami pembengkakan pada wajah dan kedua mata.

4. Gatal-gatal

Tergangguanya kerja ginjal membuat kotoran sisa metabolisme menumpuk, hal ini berdampak buruk pada kulit. Ginjal dapat menimbulkan rasa gatal, kemerahan serta kulit kering. Jika gatal tersebut terus digaruk hingga timbul luka atau pendarahan ringan. sayangnya gejala gatal-gatal akibat penyakit ginjal seribgkali diabaikan.


5. Sesak nafas

Tidak berfungsinya ginjal membuat cairan masuk kedalam paru-paru melalui darah, hal ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup di dalam tubuh terutama di paru-paru. Kurangnya oksigen dalam darah membuat tubuh sulit berfungsi maksimal sehingga menyebabkan nafas menjadi terengah-engah.

6. Sakit Pinggang

Bagi yang sering sakit bagian pinggang baik di kanan ataupun seblah kiri, sebaiknya kamu harus waspada.  sakit yang ditimbulkan ini bisa saja disebabkan oleh batu ginjal, dalam beberapa kasusu bahkan gejala dari adanya batu ginjal tidak terlihat, namun saat terjepitnya batu ginjal dalam ureter akan menimbulkan nyeri di area pinggang.

Baca Juga: Kesurupan Menurut Pandangan Medis, Ternyata bukan cuma karena gangguan makhluk halus


Dalam stadium awal gagal ginjal yang terjadi adalah penurunan kemampuan ginjal yang signifikan atau rusaknya fungsi dari salah satu ginjal. Apabila kerusakan ginjal ini berlanjut maka akan ada dua ginjal yang akan mengalami kerusakan permanen.

Nah, untuk membantu fungsi ginjal biasakan mengkonsumsi air putih 2 liter/hari, menjaga pola makan, tidur teratur dan rajin berolahraga serta hindari menahan buang air kecil. Selain itu, lakukan juga pemeriksaan gula darah dan tekanan darah secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel