iklan satu

Gizi Sayuran Makin Berkurang Dari Waktu ke Waktu! benarkah? Ini hasil penelitiannya

Sayuran merupakan salah satu menu makanan yang sangat penting atau wajib dikonsumsi oleh tubuh manusia agar tetap sehat. ini disebabkan karena kandungan yang ada dalam sayuran diperlukan oleh tubuh, diantaranya berbagai macam vitamin dan mineral. Namun, menurut penelitian terbaru yang telah dikemukakan sayuran yang ada diseluruh dunia makin tidak bergizi.

Nutrisi Sayur
Benarkah demikian? apakah sayuran yang sering kita makan saat ini tidak sama lagi dengan sayuran yang dikonsumsi oleh nenek moyang kita? Lantas mengapa kandungan yang ada dalam sayuran makin turun gizi nya?

Yuk simak penjelasan berikut:

Kandungan Gizi Menurun Pada Tanaman?

Pada Jurnal American Collage of Nutrition merilis sebuah study dengan judul "perubahan data komposisi makanan USDA (Kementrian Pertanian Amerika Serikat) untuk 43 tanaman kebun 1950 hingga 1999. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 ini mengamati tingkat air dan jumlah 13 nutrisi yang berbeda di 43 tanaman kebun yang berbeda.

Baca Juga: Pria Wajib Tahu! cara menjaga kualitas dan kesehatan sperma

Sebagian besar tanaman yang diteliti adalah sayuran. Berdasarkan hasil penelitian, para peneliti menemukan 43 makanan yang diukur menunjukkan penurunan yang cukup signifikan pada nutrisi penting. Diantaranya tercatat  yang berkurang yaitu:

  • Protein
  • Kalsium
  • Zat Besi 
  • Kalium
  • Ripoflavin
  • Asam Askrobat
Penurunan 6 macam nutisi ini berkisar antara 6 hingga 38 %. Seemntara pada 7 parameter nutrisi lainnya yang juga dipengaruhi secara signifikan oleh waktu.

Manfaat 6 Nutrisi Yang Berkurang

Ke enam nutrisi yang berkurang diatas memiliki peranan penting bagi tubuh kita. Apa saja fungsinya?

  • Protein: merupakan sumber energi tubuh sekaligus penyusun tubuh terbesar setelah air.
  • Kalsium: merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tulang dan gigi.
  • Zat besi: adalah mineral yang memainkan peranan penting dalam produksi sel darah merah untuk mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.
  • Kalium: adalah mineral yang bekerja dengan natrium untuk menyrimbangkan kadar cairan didalam tubuh.
  • Riboflavin: terkenal sebagai vitanib B2, sangat penting untuk mengurangi frekuensi migrain dan sakit kepala.
  • Asam askordat: atau yang lebih dikenal sebagai Vitamin C merupakan antioksidan kuat dan sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh, mengurangi stress dan membantu penyembuhan.

Faktor Penyebab Kandungan Gizi Menurun?

Peningkatan karbondioksida di udara ternyata tidak hanya berpengaruh pada peningkatan suhu bumi, tapi juga berpengaruh terhadap gizi tanaman. Hal ini dibuktikan pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan China, Japan, Australia dan Amerika Serikat yang meneliti tentang "pengaruh peningkatan konsentrasi karbondioksida terhadap nutrisi beras yang dikonsumsi di Asia".

Nutrisi Sayur
Pada penelitian tersebut, para peneliti menaganlisis bagaimana peningkatan konsentrasi karbondioksida di atmosfer mengubah tingkat protein, mikronutrien dan vitamin B. 

Hasil penelitian yang dilakukan di China dan Japan menunjukkan pada bagian kadar Co2 yang ditingkatkan mengandung 17% lebih sedikit vitamin B1 dari pada padi yang ditanam dalam konsentrasi Co2 saat ini.17% lebih sedikit vitamin B2, 13% lebih sedikit vitamin B5 dan 30% lebih sedikit dari Vitamin B9. Penurunan nutrisi yang ditemukan lainnya adalah pengurangan rata-rata: 
  • 10% protein
  • 8% zat besi
  • 5% zinc
Sebagai kesimpulan, meskipun sebagian besar karbondioksida pada dasarnya adalah makanan bagi tanaman, namun peningkatan kadar karbondioksida yang tinggi ternyata juga membuat kandungan gizinya menjadi berkurang. 


Lalu bagaimana kita menyikapinya? haruskah kita mengkonsumsi vitamin beberapa tahun kedepan?

Tidak perlu khawatir, penurunan kadar nutrisi ini masih terbilang cukup kecil. Jadi untuk saat ini kita harus tetap rajin mengkonsumsi sayur dan buah yah, agar tubuh kita tetap mendapatkan pasokan nutrisi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel